Pilpres di Kebumen Tidak Ada Grengseng


Pemilu presiden sudah semakin dekat, namun seperti tidak ada gregetnya di Kebumen. Pergerakan tim sukses capres-cawapres juga agaknya tidak begitu terasa. Hanya satu dua baliho ataupun media kampanye yang kita jumpai di Kebumen. Masyarakat juga masih banyak yang tidak tahu kapan pilpres di gelar bahkan sebagaian besar sudah apatis. Mungkin karena kurangnya sosialisasi oleh penyelenggara pemilu di daerah (KPUD) dan kurang maksimalnya peran pemerintah daerah dalam mendukung sukses pilpres.

Jika terus seperti ini, maka tingkat golput akan semakin tinggi. Pada saat pileg kemarin angka golput di Kebumen mencapai 40 %, padahal sosialisasi yang sangat maksimal baik yang dilakukan KPUD, pemda, parpol ataupun para caleg. Mengaca dari situ lantas bagaimana partisipasi masyarakat pada pilpres 8 Juli nanti. Bukan tidak mungkin tingka parisipasi masyarakat sangat minim dan angka golput dapat mencapai 60 %. Oleh karena itulah semestinya KPUD sebagai penyelenggara pemilu di daerah harus segera melakukan terobosan dan bergerak lebih cepat memaksimalkan sosialisasi pada masyarakat.

Share this article :

0 komentar:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Seputar kapung HIjau, lingkungan dan pertanian - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger